<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Komunitas Kerja Muda Katolik Keuskupan Agung Jakarta</title>
	<atom:link href="http://kkmk-kaj.or.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kkmk-kaj.or.id</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Thu, 29 Dec 2011 12:49:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Renungan Akhir Tahun &amp; Resolusi Tahun Baru 2011</title>
		<link>http://kkmk-kaj.or.id/renungan-akhir-tahun-resolusi-tahun-baru-2011-1015/</link>
		<comments>http://kkmk-kaj.or.id/renungan-akhir-tahun-resolusi-tahun-baru-2011-1015/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Dec 2011 12:49:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Akhir Tahun]]></category>
		<category><![CDATA[Resolusi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kkmk-kaj.or.id/?p=1015</guid>
		<description><![CDATA[&#160;

Waktu adalah sesuatu yang tak terbendung, ia akan terus bergerak  sekalipun kita telah lelah untuk beranjak dari tempat kita berdiri, ia  akan terus melangkah ke depan sekalipun kita telah kehilangan semangat  dalam mengarungi kehidupan ini.



 
 Tapi inilah realitas dari kehidupan, ketika kita merasa telah berjuang  begitu keras, ternyata masih banyak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><span style="color: #000000;"><span style="font-size: small;"></p>
<div><span style="font-size: medium;">Waktu adalah sesuatu yang tak terbendung, ia akan terus bergerak  sekalipun kita telah lelah untuk beranjak dari tempat kita berdiri, ia  akan terus melangkah ke depan sekalipun kita telah kehilangan semangat  dalam mengarungi kehidupan ini.<br />
</span></div>
<div><span style="font-size: medium;"><br />
</span></div>
<p><span style="font-size: medium;"> </span></p>
<div><span style="font-size: medium;"> Tapi inilah realitas dari kehidupan, ketika kita merasa telah berjuang  begitu keras, ternyata masih banyak kerikil tajam yang masih mengganjar  di setiap langkah kita, ketika kita telah berupaya, masih ada kegagalan  yang menghampiri kita, masih ada tangis yang mengiringi jalan kita,  masih banyak hal yang tidak sesuai dengan harapan kita, apalagi ketika  kita memasuki tahun-tahun penuh tantangan seperti ini.<br />
</span></div>
<div><span style="font-size: medium;"><br />
</span></div>
<p><span style="font-size: medium;"> </span></p>
<div><span style="font-size: medium;"> Di keluarga, ketika kita didudukan sebagai anak, kita merasa kurang  mendapat perhatian dari orang tua, dan sebaliknya sebagai orang tua,  kita merasa anak zaman sekarang sangat sulit dididik, walaupun kita  telah berupaya melakukan terbaik untuknya, lalu ketika usia kita  beranjak senja, sebagai opa dan oma, kita merasa ditinggali dan  terabaikan, kita kesepian.<br />
</span></div>
<div><span style="font-size: medium;"><br />
</span></div>
<p><span style="font-size: medium;"> </span></p>
<div><span style="font-size: medium;"> Di pekerjaan, ketika kita didudukan sebagai karyawan, kita merasa tenaga  kita telah diperas habis oleh perusahaan dan sebaliknya sebagai pemilik  perusahaan, kita merasa karyawan kita kurang berdedikasi dan tidak  bertanggungjawab, dan hanya pintar menuntut. Dan ketika hal itu terjadi  pada diri kita, ketika kita dibenturkan dengan masalah-masalah tersebut,  kita merasa sebagai makhluk yang paling malang, sebagai insan yang  paling menderita di dunia.Kita pun segera bertanya-tanya, mengapa alam  begitu tidak adil, mengapa kita harus terlahir menanggung derita-derita  yang berkepanjangan ini?<br />
</span></div>
<div><span style="font-size: medium;"><br />
</span></div>
<p><span style="font-size: medium;"> </span></p>
<div><span style="font-size: medium;"> Ketika rentetan peristiwa datang bertubi-tubi dan pertanyaan itu tak  terjawabkan, kita dilanda rasa frustasi yang teramat sangat, kita merasa  begitu lelah, kita merasa terabaikan, tubuh kita seakan mati rasa,  denyut nadi kita berhenti sesaat, kita segera terjebak dalam ruang gelap  yang tidak pernah kita tahu kapan berakhirnya.Lalu, sebelum semuanya  semakin kelam, mari kita katup mata kita dan buka hati kita, mari kita  manfaatkan waktu ini untuk merenung, menelaah dan mencari pencerahan  dari cerita kecil ini, sang tukang kayu dalam kisah ini  mungkin akan  membangunkan hati kita.<br />
</span></div>
<div><span style="font-size: medium;"><br />
</span></div>
<p><span style="font-size: medium;">Tidakkah hidup seringkali terasa membosankan? Hampa dan tak bermakna?  Hari-hari dalam kehidupan ini kita lalui begitu saja.<br />
Lewat tanpa  disadari. Kita berubah menjadi seperti mesin. Dengan letupan-letupan  sesaat. Bergerak terus hingga waktu membuat kita aus, berkarat lalu  perlahan-lahan rusak dan mati. Tetapi jika kita adalah mesin, apakah  gunanya pemikiran kita? Apakah fungsinya kesadaran kita? Tidakkah  seharusnya kita jelajahi hidup untuk mencari kebenaran. Untuk  membuktikan keberadaan kita di dunia ini. Dan kita dapat menghindari  penderitaan dengan menyatakan kejujuran. Mengapa kita harus melarikan  diri dengan berpura-pura bahwa segalanya abadi? Mengapa kita harus  menyembunyikan duka lara kita masing-masng?</p>
<p>Penderitaan memang dapat terjadi karena hal-hal yang di luar  jangkauan kita. Lingkungan kita, orang lain, ketidak mampuan kita atau  karena sistim yang membelenggu dengan aturan-aturan yang tidak adil.  Tetapi jauh lebih sering, ternyata, bahwa penderitaan kita berasal dari  diri kita sendiri. Dari pola pikir kita. Dari keinginan-keinginan kita.  Dari nafsu dan ambisi kita. Dari ketidak mampuan kita untuk menilai dan  memahami dunia di luar diri kita. Dan dari kegagalan kita untuk mencapai  sasaran-sasaran yang kita inginkan. Kita terbui dalam ruang sempit  ke-AKU-an sehingga gagal melihat banyak hal di luar dinding ke-AKU-an  kita. Banyak hal yang baik pun yang buruk. Yang harum pun yang busuk.  Yang indah pun yang jelek. Hidup bukanlah sebuah mimpi. Hidup adalah  kenyataan yang mesti dialami bersama dunia seluruhnya. Kita dituntut  untuk menyadari hal itu. </span> <span style="font-size: medium;"></p>
<p></span></p>
<div><span style="font-size: medium;"> Dikisahkan, seorang tukang kayu yang telah kelelahan berkarya ingin  segera menjalani kehidupan pensiunnya, sejak awal dia adalah tukang kayu  yang berbakat, tukang kayu yang berdedikasi tinggi atas pekerjaannya,  tukang kayu yang bertanggung jawab penuh.Ketika ia menyampaikan  keinginannya kepada Sang Tuan, ia malah diberi tugas terakhir sebelum  pensiun, sang Tuan ingin ia membuat sebuah rumah megah untuknya. </span></div>
<p><span style="font-size: medium;"> </span></p>
<div><span style="font-size: medium;"> Tukang kayu yang berbakat itu tiba-tiba berubah, ia menjadi tukang kayu  yang sembrono, tukang kayu yang asal-asalan. Pukulan palu yang harus ia  ayunkan tiga kali, hanya ia ayunkan satu kali, itu pun ia lakukan dengan  tidak sepenuh hati. Dengan terpaksa ia menyelesaikan tugas terakhirnya,  ia merasa Sang Tuan tidak lagi berpihak padanya, ia sungguh kecewa. Dan  kekecewaannya ia lampiaskan pada pekerjaanya.<br />
</span></div>
<div><span style="font-size: medium;"><br />
</span></div>
<p><span style="font-size: medium;"> </span></p>
<div><span style="font-size: medium;"> Sebuah “Rumah Mewah” yang jauh dari arti “Mewah ”  akhirnya selesai  tepat waktu.Ketika hari pensiun tiba, sang tukang kayu akhirnya mendapat  sebuah amplop yang berisi sejumlah uang pensiun dan sebuah “KUNCI”  rumah.  Ketika ia menerimanya segera ia tersadar, ternyata kunci yang  digenggamnya adalah kunci dari “Rumah Mewah” yang baru selesai  dibangunnya.  “Hadiah special ini dipersembahkan padamu, karena kerjamu  yang luar biasa dan berdedikasi selama bekerja di sini.” Kata Sang  Tuan.Lalu, sang  tukang kayu hanya mampu melihat kunci rumah itu dengan  “PENYESALAN”.<br />
</span></div>
<div><span style="font-size: medium;"><br />
</span></div>
<p><span style="font-size: medium;"> </span></p>
<div><span style="font-size: medium;"> Bukankah kita seperti tukang kayu ini, kita kadang-kadang lupa bahwa  kita adalah pembuat rumah untuk diri kita sendiri.Ketika kita membangun  rumah masa depan kita dengan sembrono, kita akan mendapatkan rumah yang  mungkin kita tidak sukai, tapi itulah rumah yang harus kita tempati,  rumah yang kita bangun dengan ayunan tangan kita. Kita boleh merasa  kecewa ketika kita mendapati kenyataan bahwa rumah kita tidak seindah  yang kita impikan, bahkan reok.<br />
</span></div>
<div><span style="font-size: medium;"><br />
</span></div>
<p><span style="font-size: medium;"> </span></p>
<div><span style="font-size: medium;"> Kita boleh merasa kecewa ketika kita harus melalui kehidupan yang tidak  menyenangkan, tapi inilah realitas hidup, sedih yang berkepanjangan  tidak akan mengubah rumah yang telah kita bangun dengan tangan kita  sendiri, oleh karma yang telah kita tanamkan.<br />
</span></div>
<div><span style="font-size: medium;"><br />
</span></div>
<p><span style="font-size: medium;"> </span></p>
<div><span style="font-size: medium;"> Lalu, mari kita kembali pada kehidupan kita yang keras, yang penuh  tantangan, ketika segalanya berubah menjadi kacau dan tidak terkendali,  ketika kita begitu frustasi. Saat ini, kita masih diberi waktu untuk  mengubah rumah masa depan kita, kita masih diberi waktu untuk  memperindah setiap sudut ruangan hati kita. Mari kita kembali renungkan  apa yang telah kita perbuat selama ini, bagaimana kita membangun rumah  kita, seberapa baik kita telah membangun masa depan kita? Disadari atau  tidak, kita dapat membangun rumah kecil kita melalui hal-hal sederhana,  kita dapat membangunnya melalui pelukan kita pada mama, melalui  secangkir kopi yang kita suguhkan pada papa, melalui kecupan selamat  pagi untuk pasangan kita, atau melalui aluran tangan kita untuk menuntun  bocah-bocah kecil kita.<br />
</span></div>
<div><span style="font-size: medium;"><br />
</span></div>
<p><span style="font-size: medium;"> </span></p>
<div><span style="font-size: medium;"> Ketika damai dalam rumah kecil itu tercipta, kita akan mampu memancarkan  cahaya kasih yang terbentuk dari rumah ini melalui uluran tangan kita  bagi mereka yang membutuhkannya, kita juga akan mampu membangun  kesempatan untuk tumbuh dan berkembang, kesempatan untuk membangun rumah  yang jauh lebih besar dan megah,  yang dapat memberikan kehangatan  kasih bagi insan-insan yang mendiaminya. Ketika hal itu tercipta, semua  akan terasa indah, masalah yang datang bertubi-tubi akan menjadi batu  asah dalam memperindah kualitas hidup kita.<br />
</span></div>
<div><span style="font-size: medium;"><br />
</span></div>
<p><span style="font-size: medium;"> </span></p>
<div><span style="font-size: medium;"> Beban berat yang kita pikul akan menjadi lebih ringan, karena  tangan-tangan kasih dari ayah bunda, saudara, kerabat dan teman akan  membantu kita melaluinya. Dan kita pun akan menjadi kokoh.   Melalui  kesempatan ini, ketika kita  masih ada waktu, selama kita masih diberi  kesempatan untuk berbagi kasih, mari kita lakukan hal-hal sederhana itu  sekali lagi.  Mari peluk Mama yang di samping kita dan nyatakanlah cinta  kita, mari kita kecup kening bocah kecil kita, mari kita genggam tangan  pasangan kita dengan mesra, mari kita jabati teman kita dan katakan  betapa kita menghargai persahabatan itu dan mari kita maafkan mereka  yang pernah menyakiti kita.<br />
</span></div>
<div><span style="font-size: medium;"><br />
</span></div>
<p><span style="font-size: medium;"> Yakinlah, bahwa rumah kita akan semakin ceria dan penuh kasih, rumah  kita akan semakin indah di tahun baru ini.Ketika kita telah mampu  membangun rumah kecil kita dengan indah, kita juga akan dapat membangun  keindahan dunia ini, kita akan mampu menghadirkan surga untuk kita  semua. Semoga semua makhluk hidup berbahagia.<br />
”Kenyataan hari ini adalah mimpi hari kemarin.  Mimpi hari ini adalah Kenyataan Hari esok”</p>
<p></span></p>
<div><span style="font-size: medium;"><strong>Buat Impian Sekarang Juga</strong></span></div>
<div><span style="font-size: medium;"><strong><br />
</strong></span></div>
<p><span style="font-size: medium;"> </span></p>
<div><span style="font-size: medium;">Akhir tahun seperti ini adalah saat yang penting untuk introspeksi  atas prestasi yang telah kita capai hingga saat ini dan pada saat yang  sama berani merencanakan untuk kemakmuran kita di tahun mendatang. Ada  ungkapan yang mengatakan : <em>“Barangsiapa yang hari ini lebih baik  daripada hari kemarin, maka ia merupakan orang yang beruntung. Kalau  sama saja, Dia adalah orang yang merugi. Kalau lebih buruk, Dia adalah  orang yang celaka”.</em></span></div>
<div><span style="font-size: medium;"><em><br />
</em></span></div>
<p><span style="font-size: medium;"> </span></p>
<div><span style="font-size: medium;">Jadi, mumpung masih ada waktu mari kita luangkan waktu untuk sejenak  menyepi dan membuat big picture, visi atau impian yang kita inginkan  untuk kemakmuran kita di tahun mendatang. Atau dalam bahasa agama,  mulailah dengan niat atau nawaitu seperti yang disampaikan dalam hadist  arbain an nawawi : <em>“Sesungguhnya amal itu tergantung pada niatnya……”.</em></span></div>
<div><span style="font-size: medium;"><em><br />
</em></span></div>
<p><span style="font-size: medium;"> </span></p>
<div><span style="font-size: medium;">Sebagai penggugah, <em>Bill Gates </em>pernah bermimpi suatu saat  dapat menghadirkan komputer ke rumah-rumah. Sesuatu yang dianggap sulit  diwujudkan pada masa itu. Mimpinya itu hari ini menjadi kenyataan dengan  menjadikannya sebagai orang terkaya di dunia. Perlu diingat, mimpi  dapat mengubah hidup seseorang.</span></div>
<div><span style="font-size: medium;"><br />
</span></div>
<p><span style="font-size: medium;"> </span></p>
<div><span style="font-size: medium;">Begitu juga dengan<em> Oprah winfrey</em>, siapa yang tidak kenal  nama ini. Pada usia 9 tahun, Oprah mengalami pelecehan sexual, dia  diperkosa oleh saudara sepupu ibunya beserta teman-temannya dan terjadi  berulang kali. Di usia 13 tahun Oprah harus menerima kenyataan hamil dan  melahirkan, namun bayinya meninggal dua minggu setelah dilahirkan. Ia  memiliki obsesi menjadi manusia sukses yang punya karakter dan ia  berhasil.</span></div>
<p><span style="font-size: medium;"> </span></p>
<div><span style="font-size: medium;">Masih banyak lagi kisah-kisah luar biasa berhasil diwujudkan  orang-orang sukses karena dalam dirinya tertanam mimpi, obsesi dan  harapan. Itulah energi yang menghantarkan mereka ke puncak kesuksesan.  Mereka berhasil keluar dari derita, mereka berhasil mendobrak pintu  kelemahan, mereka mampu mewujudkan harapannya menjadi kenyataan.</span></div>
<div><span style="font-size: medium;"><br />
</span></div>
<p><span style="font-size: medium;"> </span></p>
<div><span style="font-size: medium;">Mulailah membuat impian sekarang juga dan raih keajaiban dalam  kehidupan kita berikutnya yang lebih baik, lebih makmur dan lebih  bermanfaat.</span></div>
<div><span style="font-size: medium;">Maka tepat di malam tahun baru nanti, cobalah berhening diri. Tengoklah  waktu yang sudah silam. Telusurilah keberhasilan dan kegagalan kita. Di  dalam keheningan itu renungkanlah pertanyaan-pertanyaan di atas. Semoga  dengan demikian, hari baru di tahun baru esoknya akan kita masuki dengan  pemikiran baru juga. Serta perbuatan-perbuatan baru. Yang lebih baik.  Yang lebih indah. Dan hidup kita pun dapat diperbaharui pula. Pada  akhirnya, Selamat Tahun Baru 2012. Semoga Kasih dan Cahaya Tuhan Yesus  beserta kita semua. Amin!<br />
</span></div>
<div><span style="font-size: medium;"><br />
</span></div>
<div><span style="font-size: medium;">Salam Seorang Sahabat untuk para Sahabat</span><span style="font-size: medium;"> </span></div>
<div>
<span style="font-size: medium;"> </span></div>
<p></span><span style="font-size: small;"></p>
<div><span style="font-size: medium;">Presented  by</span></div>
<div><span style="font-size: medium;">Team Sosro (Sosial Rohani)</span></div>
<div><span style="font-size: medium;">KKMK KAJ</span></div>
<div><span style="font-size: medium;"><br />
</span></div>
<p><span style="font-size: medium;"><br />
</span></span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kkmk-kaj.or.id/renungan-akhir-tahun-resolusi-tahun-baru-2011-1015/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Janji Allah Yang Telah Menetas</title>
		<link>http://kkmk-kaj.or.id/janji-allah-yang-telah-menetas-994/</link>
		<comments>http://kkmk-kaj.or.id/janji-allah-yang-telah-menetas-994/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Dec 2011 03:02:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[natal]]></category>
		<category><![CDATA[Yohanes]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kkmk-kaj.or.id/?p=994</guid>
		<description><![CDATA[Selasa, 27 Desember 2011
Janji Allah yang Telah Menetas
 (Yohanes 3:16)
Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai. (Yesaya 9:5 )
&#8220;Natal&#8221; dalam bahasa Mandarin adalah 圣诞节 &#8211; &#8220;shèng dàn jié&#8221; (harfiah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><span style="color: #000000;">Selasa, 27 Desember 2011</span></p>
<p style="text-align: center;"><em><span style="color: #000000;">Janji Allah yang Telah Menetas</span></em><br />
<em><span style="color: #000000;"> (Yohanes 3:16)</span></em></p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #000000;">Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai. (Yesaya 9:5 )</span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #000000;">&#8220;Natal&#8221; dalam bahasa Mandarin adalah <span style="color: #0000ff;">圣诞节 &#8211; &#8220;shèng dàn jié&#8221;</span> (harfiah : <em>festival of sacred birth, perayaan kelahiran suci</em>). Kalau diambil dari persamaan bunyi, ada kata <span style="color: #0000ff;">生蛋 &#8211; &#8220;shēng dàn&#8221;</span> berarti <em>&#8220;telur menetas&#8221;</em>. Telur senantiasa bermakna kehidupan. Kita juga melakukan &#8220;tradisi&#8221; peringatan Paskah dengan telur, yang diartikan sebagai lambang cikal bakal kehidupan. Kelahiran Kristus adalah wujud janji Allah yang dikumandangkan sejak Adam-Hawa jatuh ke dalam dosa (Kejadian 3:15) dan disampaikan berulang-ulang dalam Perjanjian Lama, yang paling jelas pada Yesaya 7:14 yang menulis seorang perawan akan melahirkan seorang Bayi-perjanjian. Kedatangan Kristus yang lahir dengan cara alami dan manusiawi ini memberikan anugerah kehidupan yang kekal bagi siapa saja yang percaya kepadaNya.</span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #000000;">Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. (Yohanes 3:16)</span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #000000;">Apa yang kita peringati dalam Natal adalah adalah pengucapan syukur terhadap segala belas-kasihan dan anugerah kehidupan dari Allah kita. Robert Oppenheimer (1904–1967) seorang ilmuwan, ia bukan seorang Kristen, tapi ia pernah mengatakan : <em>&#8220;cara menyampaikan gagasan adalah membungkusnya dengan seseorang&#8221;</em>. Allah telah menyatakan pesannya kepada semua umat di dunia melalui inkarnasi dalam Yesus Kristus, bahwa didalam Dia ada keselamatan. Bahwa Allah yang Mahatinggi telah menjelma menjadi manusia.</span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #000000;">Natal dan Paskah senantiasa diperingati secara istimewa oleh umat Kristiani, betapapun ada saja kritik bahwa perayaannya menyerap tradisi-tradisi kafir. Namun, kita tahu dan sangat sadar betul bahwa kita bukan memperingati sesuatu hal yang bertentangan dengan ajaran-ajaran Alkitab, sebaliknya kita memperingati kedatangan Allah kita yang rela lahir sebagai manusia, mati dan bangkit untuk misi keselamatan (2 Timotius 2:8). Suasana, semangat dan damai Natal justru banyak membawa orang datang kepada Kristus. Dan menjadi momen yang baik bagi keluarga-keluarga dan para sahabat-sahabat untuk berkumpul menikmati kebersamaan. Manusia hidup sangat memerlukan hubungan/ interaksi dengan sesamanya. Tanpa persekutuan antar sesama, hidup tidak akan berarti.</span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #000000;">Allah telah menganugerahkan kehidupan yang kekal, melalui kelahiran Sang Putra (Yesaya 9:5). Istilah yang unik dari bahasa Mandarin tentang Natal yang merujuk kepada &#8220;telur yang menetas&#8221; menyatakan suatu lambang kehidupan yang asalnya memang dari Allah saja.</span></p>
<p style="text-align: center;"><em><span style="color: #000000;">Sudahkah kita berbagi kasih terhadap sesama kita?</span></em></p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #000000;">Buka HATI ada damai. Buka MATA ada terang. Buka KASIH ada sukacita.</span><br />
<span style="color: #000000;"> Semoga Terang Natal akan tinggal di Hati kita dan menjadi terang bagi keluarga.</span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #000000;">Natal adalah bukti kasih Allah kepada kita.</span><br />
<span style="color: #000000;"> Sudahkah kita menerima kasih dan keselamatan yang disediakan Yesus?</span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #000000;">Blessings in Christ,</span></p>
<p style="text-align: center;"><strong><span style="color: #000000;">Team Sosro (Sosial Rohani)</span></strong><br />
<strong><span style="color: #000000;"> KKMK KAJ</span></strong><br />
<span style="color: #000000;"> Mengucapkan</span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #ff0000; font-size: large;">Salam natal saudaraku semua</span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #008000; font-size: x-large;">“A MERRY CHRISTMAS”</span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #008000; font-size: x-large;">GOD BLESS YOU AND YOUR FAMILY</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kkmk-kaj.or.id/janji-allah-yang-telah-menetas-994/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jadwal Sakramen Tobat 2011</title>
		<link>http://kkmk-kaj.or.id/jadwal-sakramen-tobat-2011-992/</link>
		<comments>http://kkmk-kaj.or.id/jadwal-sakramen-tobat-2011-992/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Dec 2011 03:27:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Jadwal]]></category>
		<category><![CDATA[Sakramen Tobat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kkmk-kaj.or.id/?p=992</guid>
		<description><![CDATA[GEREJA KATEDRAL
 Pelayanan Sakramen Tobat diadakan pada tanggal 12 &#8211; 16 Desember 2011. Waktu :
 * Pagi  : Pkl. 07.00 &#8211; 08.00 WIB
 * Siang : Pkl. 11.00 &#8211; 12.00 WIB
 * Sore : Pkl. 17.00 &#8211; 20.00 WIB
 *Catatan: jangan terlambat dan tidak usah menunggu sampai hari terakhir. Diluar waktu tersebut tidak ada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="text-decoration: underline;"><strong><span style="color: #000000;">GEREJA KATEDRAL</span></strong></span></p>
<p><span style="color: #000000;"> Pelayanan Sakramen Tobat diadakan pada tanggal 12 &#8211; 16 Desember 2011. Waktu :</span><br />
<span style="color: #000000;"> * Pagi  : Pkl. 07.00 &#8211; 08.00 WIB</span><br />
<span style="color: #000000;"> * Siang : Pkl. 11.00 &#8211; 12.00 WIB</span><br />
<span style="color: #000000;"> * Sore : Pkl. 17.00 &#8211; 20.00 WIB</span><br />
<span style="color: #000000;"> *Catatan: jangan terlambat dan tidak usah menunggu sampai hari terakhir. Diluar waktu tersebut tidak ada pelayanan Sakramen Tobat.</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kkmk-kaj.or.id/jadwal-sakramen-tobat-2011-992/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jadwal Perayaan Ekaristi Natal 2011 Gereja Katolik di Jakarta</title>
		<link>http://kkmk-kaj.or.id/jadwal-perayaan-ekaristi-natal-2011-gereja-katolik-di-jakarta-987/</link>
		<comments>http://kkmk-kaj.or.id/jadwal-perayaan-ekaristi-natal-2011-gereja-katolik-di-jakarta-987/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Dec 2011 01:29:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Jadwal]]></category>
		<category><![CDATA[Misa]]></category>
		<category><![CDATA[natal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kkmk-kaj.or.id/?p=987</guid>
		<description><![CDATA[KEUSKUPAN AGUNG JAKARTA:
Paroki Alam Sutra- St. Laurentius (MENJADI PAROKI PER 1 JAN 2012):
Malam Natal: 19.00 WIB
Natal: 07.00, 10.00, 18.00 WIB
Paroki Bekasi- St. Arnoldus Jannsen:
Malam Natal: 16.00, 19.30, 22.30 WIB
Natal: 06.00, 09.00, 17.30 WIB
Paroki Bintaro- St. Matius Penginjil:
Malam Natal: 17.00, 20.00, 23.00 WIB
Natal: 07.00, 09.30, 17.00 WIB
Paroki Bojong Indah- St. Thomas Rasul:
Malam Natal: 18.00, 21.00 WIB
Natal: [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEUSKUPAN AGUNG JAKARTA:</strong></p>
<p><strong>Paroki Alam Sutra- St. Laurentius (MENJADI PAROKI PER 1 JAN 2012):</strong><br />
Malam Natal: 19.00 WIB<br />
Natal: 07.00, 10.00, 18.00 WIB</p>
<p><strong>Paroki Bekasi- St. Arnoldus Jannsen:</strong><br />
Malam Natal: 16.00, 19.30, 22.30 WIB<br />
Natal: 06.00, 09.00, 17.30 WIB</p>
<p><strong>Paroki Bintaro- St. Matius Penginjil:</strong><br />
Malam Natal: 17.00, 20.00, 23.00 WIB<br />
Natal: 07.00, 09.30, 17.00 WIB</p>
<p><strong>Paroki Bojong Indah- St. Thomas Rasul:</strong><br />
Malam Natal: 18.00, 21.00 WIB<br />
Natal: 08.30, 16.00, 18.00 WIB</p>
<p><strong>Paroki Cengkareng- Trinitas:</strong><br />
Malam Natal: 15.00, 18.30, 22.00 WIB<br />
Natal: 06.00, 12.00, 16.00, 19.00 WIB</p>
<p><strong>Paroki Cijantung- St. Aloysius Gonzaga:</strong><br />
Malam Natal: Pk. 17.00, 20.30 WIB<br />
Natal: 06.00, 08.00, 18.00 WIB</p>
<p><strong>Kapel Kopassus- St. Valentino:</strong><br />
Malam Natal: Pk. 18.00 WIB</p>
<p><strong>Paroki Cilandak- St. Stefanus:</strong><br />
Malam Natal: 18.00, 22.00 WIB<br />
Natal: 07.00, 09.00, 17.00 WIB</p>
<p><strong>Paroki Cilangkap- St. Yohanes Maria Vianney:</strong><br />
Malam Natal: 18.30, 20.30 WIB</p>
<p><strong>Paroki Ciledug- St. Bernadet (BELUM ADA GEDUNG GEREJA):</strong><br />
Malam Natal: 16.00 (di Gereja St. Maria Regina, Bintaro Sektor IX), 18.00 (Aula Tarakanita), 19.00 (Metro Permata)<br />
Natal: 08.00 (Aula Tarakanita), 17.00 (Metro Permata)</p>
<p><strong>Paroki Curug- St. Helena:</strong><br />
Malam Natal: 17.00, 20.30 WIB<br />
Natal: 08.00, 17.30 WIB</p>
<p><strong>Paroki Cililitan- St. Robertus Bellarminus:</strong><br />
Malam Natal: 18.00, 21.00 WIB<br />
Natal: 08.00, 18.00 WIB</p>
<p><strong>Paroki Danau Sunter- St. Yohanes Bosco:</strong><br />
Malam Natal: 18.00, 21.00 WIB<br />
Natal: 06.00, 08.00, 18.00 WIB</p>
<p><strong>Paroki Duren Sawit- St. Anna:</strong><br />
Malam Natal: 17.30, 21.00 WIB<br />
Natal: 06.30, 08.30, 16.30, 18.30 WIB</p>
<p><strong>Stasi Perumnas Klender- St. Yoakhim:</strong><br />
Malam Natal: 19.00 WIB<br />
Natal: 08.00 WIB</p>
<p><strong>Stasi Billy &amp; Moon- St. Maria Bintang Samudra:</strong><br />
Malam Natal: 19.00 WIB<br />
Natal: 08.00 WIB</p>
<p><strong>Paroki Duri Kosambi- St. Matias Rasul:</strong><br />
Malam Natal: 18.00, 21.00 WIB<br />
Natal: 06.30, 08.30, 17.00 WIB</p>
<p><strong>Paroki Grogol- St. Kristoforus:</strong><br />
Malam Natal: 17.00, 20.30 WIB<br />
Natal: 05.45, 07.30, 10.00, 16.30, 18.30 WIB</p>
<p><strong>Stasi Jelambar- St. Polikarpus:</strong><br />
Malam Natal: 19.00 WIB<br />
Natal: 09.00, 17.00 WIB</p>
<p><strong>Paroki Kampung Duri- Damai Kristus:</strong><br />
Malam Natal: 17.00, 20.00 WIB<br />
Natal: 08.30, 18.30 WIB</p>
<p><strong>Paroki Karawaci- St. Agustinus:</strong><br />
Malam Natal: 17.00, 21.00 WIB<br />
Natal: 17.00 WIB</p>
<p><strong>Paroki Katedral- St. Perawan Maria Diangkat ke Surga:</strong><br />
Malam Natal: 17.00, 20.00, 22.30 WIB<br />
Natal: 06.00, 07.30, 09.00, 11.00, 18.00 WIB</p>
<p><strong>Paroki Kedoya- St. Andreas:</strong><br />
Malam Natal: 18.00, 21.00 WIB<br />
Natal: 06.00, 08.30, 11.00, 16.30, 18.30 WIB</p>
<p><strong>Paroki Kelapa Gading- St. Yakobus:</strong><br />
Malam Natal: 17.30, 21.30 WIB<br />
Natal: 06.00, 08.30, 10.30, 17.30 WIB</p>
<p><strong>Stasi Pegangsaan Dua- St. Yakobus:</strong><br />
Malam Natal: 18.00, 21.00 WIB<br />
Natal: 07.30, 09.30 WIB</p>
<p><strong>Stasi Kim Tae Gon- St. Andreas Kim Tae Gon:</strong><br />
Malam Natal: 17.30, 21.00 WIB<br />
Natal: 06.30, 09.00, 18.00 WIB</p>
<p><strong>Paroki Kemakmuran- Bunda Hati Kudus:</strong><br />
Malam Natal: 18.00, 21.00 WIB<br />
Natal: 07.30, 10.00, 17.00 WIB</p>
<p><strong>Paroki Kemanggisan- Maria Bunda Karmel:</strong><br />
Malam Natal: 18.00 (Gereja), 18.00 (Auditorium), 22.00 WIB (Gereja)</p>
<p><strong>Paroki Kramat- Hati Kudus Yesus:</strong><br />
Malam Natal: 18.00, 21.00 WIB<br />
Natal: 07.30, 09.00, 17.00 WIB</p>
<p><strong>Paroki Kranji- St. Mikael:</strong><br />
Stasi Harapan Indah- St. Albertus:<br />
Malam Natal: 17.00, 21.00 WIB<br />
Natal: 07.00 WIB</p>
<p><strong>Paroki Lubang Buaya- Kalvari:</strong><br />
Malam Natal: 17.00, 22.00 WIB<br />
Natal: 06.30, 09.00, 17.00 WIB</p>
<p><strong>Stasi Taman Mini Indonesia Indah- St. Katarina:</strong><br />
Malam Natal: 19.00 WIB<br />
Natal: 06.30, 08.30 WIB</p>
<p><strong>Paroki Mangga Besar- St. Petrus &amp; Paulus:</strong><br />
Malam Natal: 17.30, 20.00 WIB<br />
Natal: 07.00, 09.00, 18.00 WIB</p>
<p><strong>Paroki Matraman- St. Yoseph:</strong><br />
Malam Natal: 17.00, 20.00 WIB</p>
<p><strong>Kapel Jatinegara- Gembala Baik:</strong><br />
Malam Natal: Pk. 19.00 WIB</p>
<p><strong>Paroki Meruya- Maria Kusuma Karmel:</strong><br />
Malam Natal: 16.30, 21.00 WIB<br />
Natal: 07.00, 10.00, 16.30, 19.30 WIB</p>
<p><strong>Paroki Pademangan- St. Alfonsus Rodriguez:</strong><br />
Malam Natal: 17.30, 21.00 WIB<br />
Natal: 07.30, 18.00 WIB</p>
<p><strong>Paroki Pamulang- Rasul Barnabas:</strong><br />
Malam Natal: 16.00, 21.00 WIB<br />
Natal: 07.00, 10.00, 18.00 WIB</p>
<p><strong>Paroki Pantai Indah Kapuk- Regina Caeli:</strong><br />
Malam Natal: 18.00, 21.30 WIB<br />
Natal: 08.00, 10.30, 17.00 WIB</p>
<p><strong>Paroki Pejompongan- Kristus Raja (GEREJA BELUM SELESAI):</strong><br />
Malam Natal: 17.00, 20.00 WIB (Di Basement Gereja Kristus Raja)<br />
Natal: 08.30 WIB</p>
<p><strong>Paroki Pulomas- St. Bonaventura:</strong><br />
Malam Natal: 17.00, 20.00 WIB<br />
Natal: 06.30, 09.00, 16.30, 18.30 WIB</p>
<p><strong>Paroki Serpong- St. Monika:</strong><br />
Malam Natal: 17.00, 21.00 WIB<br />
Natal: 06.00, 09.00, 17.00, 19.30 WIB</p>
<p><strong>Paroki Slipi- Kristus Salvator:</strong><br />
Malam Natal: 18.00, 21.00 WIB<br />
Natal: 06.30, 09.00, 17.00 WIB</p>
<p><strong>Paroki Sunter- St. Lukas:</strong><br />
Malam Natal: 17.00, 20.00, 23.00 WIB<br />
Natal: 06.30, 08.30, 11.00, 18.00 WIB</p>
<p><strong>Paroki Taman Galaksi- St. Bartholomeus:</strong><br />
Malam Natal: 17.00, 19.00 WIB<br />
Natal: 06.30, 09.00 WIB</p>
<p><strong>Paroki Tangerang- Hati Tak Bernoda St. Perawan Maria:</strong><br />
Malam Natal: 17.30, 21.00 WIB<br />
Natal: 07.30, 10.00, 18.00 WIB</p>
<p><strong>Stasi Kota Bumi- St. Gregorius:</strong><br />
Malam Natal: 17.30, 21.00 WIB<br />
Natal: 08.00 WIB</p>
<p><strong>Stasi Teluk Naga- St. Maria Immaculata:</strong><br />
Malam Natal: 19.00 WIB</p>
<p><strong>Kapel Poris- St. Agustinus:</strong><br />
Malam Natal: 19.00 WIB</p>
<p><strong>Paroki Teluk Gong- St. Philipus Rasul:</strong><br />
Malam Natal: 18.00, 21.30 WIB<br />
Natal: 08.00, 17.00 WIB</p>
<p><strong>Paroki Theresia- St. Theresia:</strong><br />
Malam Natal: 13.00 (Expat), 17.00, 20.00, 23.00 WIB<br />
Natal: 06.30, 08.30, 11.30 (Expat), 15.00, 18.00 WIB</p>
<p>Semoga Bermanfaat bagi teman-teman semua &amp; silakan sharingkan kepada teman2 yang lain</p>
<p>Thanks &amp; Regards,<br />
Team Sosro (Sosial Rohani)<br />
KKMK KAJ</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kkmk-kaj.or.id/jadwal-perayaan-ekaristi-natal-2011-gereja-katolik-di-jakarta-987/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jadilah Kecil Walaupun Anda Besar</title>
		<link>http://kkmk-kaj.or.id/jadilah-kecil-walaupun-anda-besar-985/</link>
		<comments>http://kkmk-kaj.or.id/jadilah-kecil-walaupun-anda-besar-985/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Dec 2011 01:15:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Adven]]></category>
		<category><![CDATA[Matius]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kkmk-kaj.or.id/?p=985</guid>
		<description><![CDATA[Senin, 19 Desember 2011
 Mat 18:1-4
 Tentunya tidak ada yang salah bila setiap orang tua menginginkan anak-anaknya menjadi besar, terkenal dan kaya. Demikian pun tidak ada yang salah jika seseorang menjadi kaya dan memiliki jabatan penting dalam kehidupan sosialnya, asalkan semuanya didapatkan dengan cara yang terhormat. Apa yang perlu diperhatikan, adalah milikilah kerendahan hati dimanapun [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000000; font-family: &quot;trebuchet ms&quot;, &quot;geneva&quot;;">Senin, 19 Desember 2011</span><br />
<span style="color: #000000; font-family: &quot;trebuchet ms&quot;, &quot;geneva&quot;;"> Mat 18:1-4</span></p>
<p><span style="color: #000000; font-family: &quot;trebuchet ms&quot;, &quot;geneva&quot;;"> Tentunya tidak ada yang salah bila setiap orang tua menginginkan anak-anaknya menjadi besar, terkenal dan kaya. Demikian pun tidak ada yang salah jika seseorang menjadi kaya dan memiliki jabatan penting dalam kehidupan sosialnya, asalkan semuanya didapatkan dengan cara yang terhormat. Apa yang perlu diperhatikan, adalah milikilah kerendahan hati dimanapun dan dalam apapun yang Anda bisa gunakan. </span></p>
<p><span style="color: #000000; font-family: &quot;trebuchet ms&quot;, &quot;geneva&quot;;"> Dalam Injil hari ini, sepertinya Yesus memberikan perintah yang berlawanan dengan keinginan dasar manusiawi seperti disebutkan di atas; “Barangsiapa ingin menjadi yang terbesar, hendaklah ia menjadi seperti anak kecil ini; atau di tempat lain dalam Injil; “Yang terakhir akan menjadi yang pertama; Yang terbesar hendaknya menjadi pelayan; dan beragam lagi tuntutan lainnya, yang hendaknya tidak dibaca secara literer (dimaknai seperti tertulis dalam kalimat) melainkan harus berjuang untuk menemukan makna dibalik rumusan kata dan kalimat dalam Sabda-sabda Yesus. </span></p>
<p><span style="color: #000000; font-family: &quot;trebuchet ms&quot;, &quot;geneva&quot;;"> “Barangsiapa tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, dia tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Surga.” Makna paling penting dibalik kenyataan kemanusiaan kita, adalah siapapun Anda, apapun jabatan dan kedudukan Anda; Seberapa kayanya Anda, namun jika Anda kehilangan kerendahan hati maka kesombongan akan menaikkanmu ke puncak gunung tertinggi dunia di mana Anda akan merasa terasing dan sendirian di sana. </span></p>
<p><span style="color: #000000; font-family: &quot;trebuchet ms&quot;, &quot;geneva&quot;;"> Seorang pendaki gunung yang ingin menaklukan puncak tertinggi dunia karena dorongan untuk menjadi terkenal, akhirnya mencapainya. Apa yang ia rasakan di atas puncak tertinggi dunia itu? Ia merasa sendirian dalam kesuksesan dan kebahagiaan yang didapatkannya. Contoh ini tidak harus diterapkan dalam segala segi kehidupan manusia, tapi hanya mau mengatakan bahwa kerendahan hati, kebahagiaan hidup dan apa pun yang membuatmu bahagia seharusnya dirasakan dalam kebersamaan dengan sesamamu manusia. Anda tidak menjadi rendah hati karena kesendirian tapi ujian terbesar kerendahan hati adalah ketika Anda berhadapan dengan orang lain. </span></p>
<p><span style="color: #000000; font-family: &quot;trebuchet ms&quot;, &quot;geneva&quot;;"> Santa Teresa dari kanak-kanak Yesus menampilkan sebuah sisi yang indah dari kehidupannya sebagai seorang suster; “Tubuhnya tinggal di dalam biara, tapi hati dan semangat imannya memeluk dunia dengan cinta yang utuh.” Semoga tempat, status, kepunyaan kita tidak menjadi halangan untuk menyapa orang lain sebagai sesama kita. </span></p>
<p><span style="color: #000000; font-family: &quot;trebuchet ms&quot;, &quot;geneva&quot;;"> Salam dan doa seorang sahabat untuk para sahabat </span></p>
<p><span style="color: #000000; font-family: &quot;trebuchet ms&quot;, &quot;geneva&quot;;">Presented by</span><br />
<span style="color: #000000; font-family: &quot;trebuchet ms&quot;, &quot;geneva&quot;;"> Team Sosro (Sosial rohani)</span><br />
<span style="color: #000000; font-family: &quot;trebuchet ms&quot;, &quot;geneva&quot;;"> KKMK KAJ</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kkmk-kaj.or.id/jadilah-kecil-walaupun-anda-besar-985/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Asal Usul Santa Claus</title>
		<link>http://kkmk-kaj.or.id/asal-usul-santa-claus-983/</link>
		<comments>http://kkmk-kaj.or.id/asal-usul-santa-claus-983/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Dec 2011 01:13:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Adven]]></category>
		<category><![CDATA[natal]]></category>
		<category><![CDATA[Santa Claus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kkmk-kaj.or.id/?p=983</guid>
		<description><![CDATA[Santa Claus = Sinter Klass
NATAL identik dengan kemunculan pria bertubuh tambun, berjanggut putih, dan memakai mantel merah, celana panjang merah, sabuk kulit hitam serta sepatu.
Dengan sapaan khasnya, ”Ho, ho, ho, ho,” dia menjadi figur yang dinanti anak-anak menjelang Natal. Siapa sebenarnya tokoh yang selalu memberikan hadiah ini?
Santa Claus, Saint Nicholas, atau Sinterklas, merupakan tokoh sejarah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #000000; font-family: &quot;trebuchet ms&quot;, &quot;geneva&quot;;">Santa Claus = Sinter Klass</span></strong></p>
<p><span style="color: #000000; font-family: &quot;trebuchet ms&quot;, &quot;geneva&quot;;">NATAL identik dengan kemunculan pria bertubuh tambun, berjanggut putih, dan memakai mantel merah, celana panjang merah, sabuk kulit hitam serta sepatu.</span></p>
<p><span style="color: #000000; font-family: &quot;trebuchet ms&quot;, &quot;geneva&quot;;">Dengan sapaan khasnya, ”Ho, ho, ho, ho,” dia menjadi figur yang dinanti anak-anak menjelang Natal. Siapa sebenarnya tokoh yang selalu memberikan hadiah ini?</span></p>
<p><span style="color: #000000; font-family: &quot;trebuchet ms&quot;, &quot;geneva&quot;;">Santa Claus, Saint Nicholas, atau Sinterklas, merupakan tokoh sejarah dan legenda dari dunia Barat. Sinterklas dipercaya akan memberikan hadiah bagi anak-anak yang selalu melakukan kebaikan pada malam Natal (24 Desember). Legenda versi Amerika menyebut, Sinterklas tinggal di Kutub Utara bersama istrinya, Mrs Claus, beberapa peri ajaib serta delapan atau sembilan ekor rusa terbang. Sinterklas akan memberikan hadiah kepada anak yang baik dan kepada yang nakal, akan diberikan batubara.</span><br />
<span style="color: #000000; font-family: &quot;trebuchet ms&quot;, &quot;geneva&quot;;"> Umat Kristen meyakini, Sinterklas berasal dari kisah hidup St. Nicholas, seorang uskup yang berasal dari Myra, Provinsi Lycia, Byzantine Anatolia (sekarang Turki). St. Nicholas lahir pada 280 Masehi dan dikenal sebagai pemberi hadiah dari Myra.</span></p>
<p><span style="color: #000000; font-family: &quot;trebuchet ms&quot;, &quot;geneva&quot;;">Meski termasuk golongan kaya, St. Nicholas tidak pelit. Dia senang membantu orang lain dengan memberikan uang dan hadiah. Dia biasa memberi pada tengah malam agar identitasnya tidak diketahui. Karena itulah, anak-anak disuruh cepat tidur kalau ingin menerima hadiah dari St. Nicholas.</span></p>
<p><span style="color: #000000; font-family: &quot;trebuchet ms&quot;, &quot;geneva&quot;;">Meski masih muda, St. Nicholas dikenal baik dan bijaksana. Kisah paling terkenal dari St. Nicholas adalah tentang orang miskin yang tidak mempunyai uang untuk diberikan pada hari pernikahan tiga putrinya. St. Nicholas memberikan tas berisi emas ke dalam kaus kaki milik tiga gadis itu, yang sedang dikeringkan di samping perapian. Kisah mengenai kaus kaki tiga anak gadis inilah yang membuat anak-anak menggantung kaus kakinya di malam Natal, berharap agar kaus kakinya berisi hadiah pada hari Natal.</span></p>
<p><span style="color: #000000; font-family: &quot;trebuchet ms&quot;, &quot;geneva&quot;;">Pada tahun 303, Kaisar Roma, Diocletian memerintahkan warga Kekaisaran Roma, termasuk Byzantine Anatolia, menyembahnya sebagai tuhan. Karena umat Kristen hanya percaya satu Tuhan, maka mereka menolak perintah Kaisar. Marah karena perintahnya tidak dipatuhi, Kaisar memenjarakan umat yang menolak, termasuk St. Nicholas. Selama lebih dari lima tahun, St. Nicholas tinggal di dalam sel kecil. Dia menderita karena kedinginan, kelaparan dan kehausan. Meski menderita, dia tidak kehilangan kepercayaan kepada Tuhannya.</span></p>
<p><span style="color: #000000; font-family: &quot;trebuchet ms&quot;, &quot;geneva&quot;;">Pada 313, Diocletian turun tahta digantikan Constantine. Kaisar baru ini membebaskan Nicholas. Sejak itu, Nicholas kembali menjabat sebagai Uskup Myra. Dia melanjutkan perbuatan baiknya, memberikan hadiah hingga meninggal pada 6 Desember 343.</span></p>
<p><span style="color: #000000; font-family: &quot;trebuchet ms&quot;, &quot;geneva&quot;;">Nicholas diakui sebagai orang suci (santo) oleh Gereja Katolik Timur pada tahun 800. Pada tahun 1200-an, 6 Desember mulai dirayakan sebagai Hari Uskup Nicholas di Prancis. Pada akhir tahun 1400-an, ada lebih dari 2000 kapel dan biara bernama St. Nicholas.</span><br />
<span style="color: #000000; font-family: &quot;trebuchet ms&quot;, &quot;geneva&quot;;"> Selama berabad-abad, popularitas St. Nicholas terus berkembang dan banyak orang di Eropa membuat cerita baru mengenai kepedulian St. Nicholas pada anak-anak. Hingga dikenal nama Santa Claus, yang berasal dari pengucapan bahasa Belanda, Sinter Klass, untuk nama St. Nicholas.</span></p>
<p><span style="color: #000000; font-family: &quot;trebuchet ms&quot;, &quot;geneva&quot;;">Pendatang awal dari Belanda di New York, (New Amsterdam) adalah orang yang membawa tradisi St. Nicholas. Di Eropa (Belanda, Belgia, Austria dan Jerman), St Nicholas digambarkan sebagai uskup berjanggut dengan jubah. Sementara di Amerika Serikat dan Kanada, pada abad 19, St Nicholas digambarkan bertubuh tambun, berjanggut dan berpakaian merah serta sabuk hitam. Ini merupakan hasil ilustrasi yang dikembangkan seorang kartunis, Thomas Nast. Image ini terus berkembang melalui lagu, radio, televisi dan film. Di Inggris dan Eropa, image ini diidentikkan dengan American Santa Claus, tapi umumnya dia disebut Bapa Natal.</span></p>
<p><strong><span style="color: #000000; font-family: &quot;trebuchet ms&quot;, &quot;geneva&quot;;">NAMA SANTA CLAUS</span></strong><br />
<span style="color: #000000; font-family: &quot;trebuchet ms&quot;, &quot;geneva&quot;;"> <em>Austria (Christkind),  Bulgaria (Grandfather Christmas),  Canada  (Santa Claus, Pere Noel),  Denmark (Julemanden),  Finlandia (Joulupukki),  Perancis (Pere Noel),  Germany (Weihnachtsmann),  Greece (Saint Basil),  Hongaria (Mikulas),  Irlandia (Santa Claus, Daidi na Nollag),  Italia (Babbo Natale),  Lithuania (Sanis Saltis (Old Man Frost),  Netherland (Kerstman, Sinterklaas),  Portugal (Pai Natal),  Rumania (Mos Niculae),  Rusia (Ded Moroz),  Spanyol (Reyes Magos),  Swedia (Jultomten),  Swiss (Babbo Natale, Christkind, Pere Noel),  Turkey (Noel Babba),  UK  (Santa Claus, Santa, Father Christmas),  USA  (Santa Claus, Kris Kringle, Saint Nicholas, St. Nick),  Wales (Sion Corn)<br />
Brazil (Papai Noel),  Chile ( Viejito Pascuero),  Mexico (Santo Clos, Nino Dios),  Kolombia (Papa Noel)<br />
Afrika selatan (Sinterklaas, Santa Claus, Father Christmas),  Mesir (Papa Noel)<br />
Asia (Santa Claus),  Japan (Santakurosu),  Hongkong (Sing daan lou jan),  China (shèngdànlǎorén),  Indonesia (Sinterklaas, Santa Claus),  Singapore (Santa Claus),  East Timor (Pai Natal)</em></span></p>
<p><span style="color: #000000; font-family: &quot;trebuchet ms&quot;, &quot;geneva&quot;;">Semoga bermanfaat</span></p>
<p><span style="color: #000000; font-family: &quot;trebuchet ms&quot;, &quot;geneva&quot;;"> ***Team Sosro***</span><br />
<span style="color: #000000; font-family: &quot;trebuchet ms&quot;, &quot;geneva&quot;;"> (Sosial Rohani)</span></p>
<p><span style="color: #000000; font-family: &quot;trebuchet ms&quot;, &quot;geneva&quot;;"> KKMK KAJ</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kkmk-kaj.or.id/asal-usul-santa-claus-983/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tradisi Masa Adven</title>
		<link>http://kkmk-kaj.or.id/tradisi-masa-adven-981/</link>
		<comments>http://kkmk-kaj.or.id/tradisi-masa-adven-981/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Dec 2011 01:12:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Adven]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kkmk-kaj.or.id/?p=981</guid>
		<description><![CDATA[Tradisi Masa Adven bermula di Prancis, yg merupakan masa persiapan menyambut Hari Raya Epifani, hari di mana para calon dibaptis menjadi warga Gereja. Pada awalnya tradisi adven sebenarnya tidak berasal dari Gereja Katolik Roma, tetapi merupakan tradisi Gereja Timur untuk mempersiapkan Epifani, yang jatuh pada tanggal 6 Januari. Pada peristiwa tersebut kanak-kanak YESUS dikunjungi oleh [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000000; font-family: &quot;trebuchet ms&quot;, &quot;geneva&quot;;">Tradisi Masa Adven bermula di Prancis, yg merupakan masa persiapan menyambut Hari Raya Epifani, hari di mana para calon dibaptis menjadi warga Gereja. Pada awalnya tradisi adven sebenarnya tidak berasal dari Gereja Katolik Roma, tetapi merupakan tradisi Gereja Timur untuk mempersiapkan Epifani, yang jatuh pada tanggal 6 Januari. Pada peristiwa tersebut kanak-kanak YESUS dikunjungi oleh orang majus dari timur. Bagi Gereja Timur itulah Natal.</span></p>
<p><span style="color: #000000; font-family: &quot;trebuchet ms&quot;, &quot;geneva&quot;;">Pada tahun 380-381, Konsili lokal Saragossa, Spanyol menetapkan tiga minggu masa puasa sebelum Epifani. Diilhami oleh peraturan Prapaskah, Konsili lokal Macon, Perancis, pada tahun 581 menetapkan bahwa mulai tanggal 11 November (pesta St. Martinus dari Tours) hingga Hari Natal, umat beriman berpuasa pada hari Senin, Rabu dan Jumat. Lama-kelamaan, praktek serupa menyebar ke Inggris. </span></p>
<p><span style="color: #000000; font-family: &quot;trebuchet ms&quot;, &quot;geneva&quot;;">Di Roma sendiri, masa persiapan Adven belum ada hingga abad keenam, dan dipandang sebagai masa persiapan menyambut Natal dengan ikatan pantang puasa yang lebih ringan. Gereja secara bertahap mulai lebih membakukan perayaan Adven. The Gelasian Sacramentary, yang menurut tradisi diterbitkan oleh Paus St. Gelasius I (wafat thn 496), adalah yang pertama menerapkan Liturgi Adven selama lima Hari Minggu. </span></p>
<p><span style="color: #000000; font-family: &quot;trebuchet ms&quot;, &quot;geneva&quot;;">Sejak abad ke 7, yakni pada saat Paus Gregorius Agung berkuasa (590-604), Adven ditetapkan berlangsung selama 4 minggu dan diisi dengan puasa. Sekitar abad kesembilan, Gereja menetapkan Minggu Adven Pertama sebagai awal tahun penanggalan Gereja.</span></p>
<p><span style="color: #000000; font-family: &quot;trebuchet ms&quot;, &quot;geneva&quot;;">Tradisi Katolik menghayati masa adven dengan melakukan ibadat bersama dan puasa. Selain itu juga mulai diciptakan simbol-simbol yang disebut dengan Korona Adven (lingkaran Adven). Kebiasaan membuat Korona Adven berasal dari Eropa Utara, khususnya dari Skandinavia.</span></p>
<p><span style="color: #000000; font-family: &quot;trebuchet ms&quot;, &quot;geneva&quot;;">Korona Adven berbentuk sebuah lingkaran yang diuntai dengan daun-daun pinus atau cemara dan diatasnya dipasang empat lilin (tiga lilin berwarna ungu dan satu lilin berwarna merah); selain itu juga masih diberi asesoris lain seperti pita berwarna ungu dan merah.</span></p>
<p><span style="color: #000000; font-family: &quot;trebuchet ms&quot;, &quot;geneva&quot;;">Semoga bermanfaat</span></p>
<p><span style="color: #000000; font-family: &quot;trebuchet ms&quot;, &quot;geneva&quot;;">***Team Sosro***</span><br />
<span style="color: #000000; font-family: &quot;trebuchet ms&quot;, &quot;geneva&quot;;"> (Sosial Rohani)</span></p>
<p><span style="color: #000000; font-family: &quot;trebuchet ms&quot;, &quot;geneva&quot;;">KKMK KAJ</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kkmk-kaj.or.id/tradisi-masa-adven-981/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jujurlah Pada Dirimu, Kawan!</title>
		<link>http://kkmk-kaj.or.id/jujurlah-pada-dirimu-kawan-979/</link>
		<comments>http://kkmk-kaj.or.id/jujurlah-pada-dirimu-kawan-979/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Dec 2011 01:10:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Advent]]></category>
		<category><![CDATA[Yohanes]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kkmk-kaj.or.id/?p=979</guid>
		<description><![CDATA[Senin, 12 Desember 2011 (Minggu Advent III)
John 1: 6-8, 19-28
 Semoga tak seorangpun ketinggalan untuk mendengarkan kotbah para imam atau diakon, atau katekis/guru agama di gereja masing-masing pada hari minggu suka cita (Gaudete – Latin). Karena itu, saya selalu mengajak Anda sekalian untuk merenungkan hal-hal praktis dari bacaan Injil setiap hari.
 “Aku bukan Mesias, juga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000000;">Senin, 12 Desember 2011 (Minggu Advent III)</span><br />
<span style="color: #000000;">John 1: 6-8, 19-28</span></p>
<p><span style="color: #000000;"> Semoga tak seorangpun ketinggalan untuk mendengarkan kotbah para imam atau diakon, atau katekis/guru agama di gereja masing-masing pada hari minggu suka cita (Gaudete – Latin). Karena itu, saya selalu mengajak Anda sekalian untuk merenungkan hal-hal praktis dari bacaan Injil setiap hari.</span></p>
<p><span style="color: #000000;"> “Aku bukan Mesias, juga bukan seorang nabi. Aku hanyalah sebuah suara yang menyerukan, “bertobatlah! Siapkanlah jalan bagi Tuhan.” Demikian pengakuan jujur Yohanes Pembaptis ketika ia ditanyai tentang identitasnya. Kejujuran terhadap diri sendiri dan orang lain adalah cirikhas orang yang rendah hati. Kejujuran terhadap diri sendiri adalah gerbang yang terbuka bagi kepercayaan yang akan Anda terima dari orang lain.</span></p>
<p><span style="color: #000000;"> Di zaman ini, ketika tuntutan hidup menghimpit, ketika terjadi banyak hal yang menarik bagi hati dan pikiran, pun dalam soal masalah pacaran atau perkawinan, kita ditantang oleh Yohanes Pembaptis untuk menjadi rendah hati dan jujur, baik terhadap diri sendiri pun terhadap orang lain (pasangan qta masing-masing). Tidak ada yang susah bila Anda jujur. Kejujuran kadang menyakitkan pada pandangan pertama tapi akan lebih hasilnya daripada kebohongan/dusta yang mendatangkan kepuasan sesaat dan hasil selanjutnya akan selalu menyengsarakan jiwa dan raga.</span></p>
<p><span style="color: #000000;"> Semoga saja minggu suka cita ini membuka lagi kesempatan bagi setiap orang, terutama yang belum mengakui dosanya agar pergi menghampiri kamar pengakuan, berdamai dengan Allah sebagai tindakan nyata untuk menyiapkan hati menerima Sang Penebus yang akan datang. Biarlah hatimu menjadi palungan yang indah bagi Sang Penebusmu.</span></p>
<p><span style="color: #000000;"> Salam dan doa seorang sahabat untuk para sahabat,</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Presented by</span></p>
<p><span style="color: #000000;"> ***Team Sosro***</span><br />
<span style="color: #000000;">(Sosial Rohani)</span><br />
<span style="color: #000000;">KKMK KAJ</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kkmk-kaj.or.id/jujurlah-pada-dirimu-kawan-979/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pilihan di Masa Advent</title>
		<link>http://kkmk-kaj.or.id/pilihan-di-masa-advent-975/</link>
		<comments>http://kkmk-kaj.or.id/pilihan-di-masa-advent-975/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Dec 2011 01:49:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kkmk-kaj.or.id/?p=975</guid>
		<description><![CDATA[Kalau ingin melukai TUHAN, lakukanlah dosa&#8230;karena sesungguhnya itulah yang dinantikan oleh iblis. 
Kalau ingin menyakiti iblis, hindarilah diri dari dosa, perbanyaklah perbuatan baikmu kepada sesama dan jangan pernah kehilangan imanmu akan TUHAN. 
Inilah titik mulai dan akhir dari TUHAN dan iblis;
Iblis menawarkan keenakan, kebahagiaan sementara tapi Anda akan mendapatkan akhir yang memilukan bahkan menyengsarakan.
TUHAN selalu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><span style="color: #000000; font-family: &quot;trebuchet ms&quot;, &quot;geneva&quot;; font-size: small;">Kalau ingin melukai TUHAN, lakukanlah dosa&#8230;karena sesungguhnya itulah yang dinantikan oleh iblis. </span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #000000; font-family: &quot;trebuchet ms&quot;, &quot;geneva&quot;; font-size: small;">Kalau ingin menyakiti iblis, hindarilah diri dari dosa, perbanyaklah perbuatan baikmu kepada sesama dan jangan pernah kehilangan imanmu akan TUHAN. </span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #000000; font-family: &quot;trebuchet ms&quot;, &quot;geneva&quot;; font-size: small;">Inilah titik mulai dan akhir dari TUHAN dan iblis;</span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #000000; font-family: &quot;trebuchet ms&quot;, &quot;geneva&quot;; font-size: small;">Iblis menawarkan keenakan, kebahagiaan sementara tapi Anda akan mendapatkan akhir yang memilukan bahkan menyengsarakan.</span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #000000; font-family: &quot;trebuchet ms&quot;, &quot;geneva&quot;; font-size: small;">TUHAN selalu menawarkan keselamatan kepada setiap orang, tapi itu hanya bisa digapai melalui jalan sempit, perjuangan dan pengorbanan&#8230;.Jika Anda bertahan maka mahkota kemenangan dan keselamatan akan menjadi milikmu.</span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #000000; font-family: &quot;trebuchet ms&quot;, &quot;geneva&quot;; font-size: small;">&#8220;Mari Melayani dengan Hati yang lebih Baik&#8221;</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kkmk-kaj.or.id/pilihan-di-masa-advent-975/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jangan Lupa Bersyukur dan Berterima Kasih</title>
		<link>http://kkmk-kaj.or.id/jangan-lupa-bersyukur-dan-berterima-kasih-973/</link>
		<comments>http://kkmk-kaj.or.id/jangan-lupa-bersyukur-dan-berterima-kasih-973/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Dec 2011 01:47:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kkmk-kaj.or.id/?p=973</guid>
		<description><![CDATA[Senin, 5 Desember 2011
 Luk.10:21-24
 Ucapan syukur dan terima kasih selalu menjadi ciri khas orang yang rendah hati, yang menyadari bahwa segala sesuatu yang dimiliki, yang dapat dikerjakan dan yang diterima bukan semata diperoleh dari kemampuannya semata, melainkan atas bantuan orang lain, dan terlebih atas campur tangan Tuhan.
 Pagi ini, Yesus mengajarkan sebuah pelajaran kecil [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><span style="color: #000000; font-size: small; font-family: &quot;trebuchet ms&quot;, &quot;geneva&quot;;">Senin, 5 Desember 2011</span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #000000; font-size: small; font-family: &quot;trebuchet ms&quot;, &quot;geneva&quot;;"> Luk.10:21-24</span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #000000; font-size: small; font-family: &quot;trebuchet ms&quot;, &quot;geneva&quot;;"> Ucapan syukur dan terima kasih selalu menjadi ciri khas orang yang rendah hati, yang menyadari bahwa segala sesuatu yang dimiliki, yang dapat dikerjakan dan yang diterima bukan semata diperoleh dari kemampuannya semata, melainkan atas bantuan orang lain, dan terlebih atas campur tangan Tuhan.</span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #000000; font-size: small; font-family: &quot;trebuchet ms&quot;, &quot;geneva&quot;;"> Pagi ini, Yesus mengajarkan sebuah pelajaran kecil dan sederhana ketika Ia berkata; “Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi&#8230;” Kesadaran bahwa Dia ada dan dapat berbuat karena ada-Nya Allah sungguh membuat hidup-Nya menjadi rahmat dan berkat bagi orang lain.</span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #000000; font-size: small; font-family: &quot;trebuchet ms&quot;, &quot;geneva&quot;;"> Pesan singkatnya kepada saudara dan saya, yakni; “Dalam segala moment dan hal yang kita alami, jangan pernah lupa untuk bersyukur dan berterima kasih kepada-Nya karena di ujung kerelaanmu untuk bersyukur dan berterima kasih, sesungguhnya Ia telah menyediakan rahmat baru untukmu.</span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #000000; font-size: small; font-family: &quot;trebuchet ms&quot;, &quot;geneva&quot;;"> ”Salam dan doa seorang sahabat untuk para sahabat,</span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #000000; font-size: small; font-family: &quot;trebuchet ms&quot;, &quot;geneva&quot;;">Presented by</span><br />
<span style="color: #000000; font-size: small; font-family: &quot;trebuchet ms&quot;, &quot;geneva&quot;;"> Team Sosro (Sosial rohani)</span><br />
<span style="color: #000000; font-size: small; font-family: &quot;trebuchet ms&quot;, &quot;geneva&quot;;"> ***KKMK KAJ***</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kkmk-kaj.or.id/jangan-lupa-bersyukur-dan-berterima-kasih-973/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

